Sudahkah Kamu Mengenal Al-Qur’an?






Dalam pembahasan kali ini, saya berkali-kali tanya kepada diri saya sendiri. Apakah saya sudah mengenal Al-Qur’an? Bertahun-tahun kalian membaca Al-Qur’an, apakah kalian mengerti? Disini kita akan belajar sedikit tentang bagaimana kita memahami makna Al-Qur’an.

LPPIQ mengenalkan bahwa memaknai sebuah ayat dalam Al-Qur’an dengan cara yang mudah, kita tidak perlu belajar bahasa Arab terlebih dahulu sebelum menenerjemahkan. Melainkan yang digunakan cara belajar bersama secara langsung mulai dari awal surat sambil mengenal kaidah dalam bahasa Arab. Sembari juga belajar menerjemah juga belajar kaidah bahasa Arab, seperti Nahwu dan Sorof.

Belajar mulai dari awak surat, yakni surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surat Al-Baqarah yaitu tepatnya di juz 1 akan lebih mudah karena hampir 80% kosakata yanag ada di dalam Al-Qur’an terdapat di Al-Fatihah dan Al-Baqarah yakni di juz 1 dan 20% terdapat di surat-surat pendek. Jadi bisa disimpulkan strategi ini membentuk sebuah segitiga yang dari bawah terdapat surat Alfatihah dan Albaqarah, dan yang paling atas An-Naas.

Di dalam Al-Qur’an terdapat kosakata bahasa arab kurang lebih 110.0000 kosakata. Namun 79% kosakata itu diulang-ulang jadi Jika di asumsikan juz 1 terdapat 3.680 kosakata setelah dipelajari ternyata 2.520 kosakata terulang-ulang, maka jika jumlah dikatakan tadi 110.000 hal tersebut tidak akan sampai. Jadi apabila kita ingin cepat dalam belajar menerjemahkan dan lancar dalam membaca Al-Qur’an ada 2 point yaitu:

1.    Lancarkan bacaan surat Al-Baqarah, maka lancarlah bacaan Al-Qur’an
2.    Tarjimlah (terjemahkanlah) surat Al-Baqarah, maka kamu bisa menerjemahkan Al-Qur’an

Berikut adalah kata yang diulang-ulang tetapi dalam bentuk yang sama, dalam surah Al-Baqarah yang mengandung kata أكل - يأكل

No
Surah
Ayat ke
Kata
Terjemah
1
Al-Baqarah
35
وكلا
Dan makanlah kamu berdua
2
Al-Baqarah
57
كلوا
Makanlah olehmu
3
Al-Baqarah
58
فكلوا
Maka makanlah kamu
4
Al-Baqarah
60
كلوا
Makanlah
5
Al-Baqarah
168
كلوا
Makanlah
6
Al-Baqarah
172
كلوا
Makanlah
7
Al-Baqarah
174
يأكلون
Mereka memakan
8
Al-Baqarah
187
وكلوا
Dan makanlah
9
Al-Baqarah
188
تأكلوا
Kamu memakan
10
Al-Baqarah
188
لتأكلوا
Supaya kamu dapat memakan
11
Al-Baqarah
265
أكلها
Makanannya/ buahnya
12
Al-Baqarah
275
يأكلون
(mereka) memakan

Dengan metode yang ditunjukkan oleh LPPIQ terasa semua orang sebenarnya bisa menerjemahkan Al-Qur’an. Dan metode ini akan sangat membantu bagi semua orang, Allah sudah memberikan atau menurunkan Al-Qur’an dengan mudah dan bisa dipahami oleh seluruh umat manusia. Menerjemahkan Al-Qur’an ini bukan semata-mata kepantingan pribadi semata, atau bukan mengganti kalam Allah. Namun supaya orang-orang, atau manusia mengerti dan paham walau menggunakan bahasa Arab.

Pembelajaran ini bertujuan agar kita lebih Allah lebih dekat, dan bertujuan mengenal ajaran agama serta Al-Qur’an. Rasulullah Saw bersabda :

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

“Dan sesungguhnya telah kamu mudahkan Al-Qur’an untuk (menjadi) pelajaran, maka adakah orang yang tidak (mau) mengambil pelajaran?” (Qs: al-Qomar ayat 17, 22, 23, 40)

Dalam surah al-Qomar, Allah Swt sudah menegaskan bahwa Al-Qur’an mudah untuk dipelajari, dan bahkan sudah empat kali disebutkan dalam satu surah. Tinggal manusia itu sendiri yang mau berusaha atau tidak untuk mau memperlajari Al-Qur’an serta mengamalkan.

Imam Ibnu Katsir Rahimakumullah mengatakan, “(Maksudnya) Kamu sudah memudahkan lafadznya, dan kami sudah memudahkan (memahami) maknanya bagi siapa saja yang menghendaki agar manusia mengambil pelajaran. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran dari Al-Qur’an yang sudah Allah mudahkan untuk dihafal dan dimengerti?”

Selaras dengan apa yang di ungkapkan oleh Prof Ali Aziz dalam artikelnya yang berjudul “Menggeser Gunung, Membelah Laut Dengan Sholat.” Dalam web www.terapisholatbahagia.net Beliau mengatakan bahwa, “Ayat-ayat dan doa-doa dalam sholat kita harus disertai dengan renungan mendalam sehingga menghasilkan keyakinan dan optimisme yang mantap akan kekuasaan, kasih, keperkasaan Allah untuk menolong kita dalam segala hal. Tidak perlu menangisi takdir masa lalu, dan tidak perlu cemas membangun masa depan. Dengan sentuhan tangan Allah, semua yang sulit menjadi mudah, yang berat terasa rigan, yang menurutperkiraan hanya impian, benar-benar menjadi kenyataan (Dream Comes True), sebab Allah berfirman (Semua dalam gengaman Allah).”

Marilah kita semua mempelajari Al-Qur’an, sebab Al-Qur’an adalah pedoman kehidupan umat manusia, umat Islam khususnya. Sehingga kehidupan kita semua akan tertata. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam belajar Al-Qur’an.

Syukron katsiron, Hatur nuhun, Matur Suwon, Matur Saklangkong, Thanks, Arigatou, Shie-shie, Danke, dan lain-lain.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mentang-mentang

puisi dari mas sapardi djoko