assalamu'alikum ......guys ketemu lagi kali ini saya akan mempersembahkan bullettin pda malam hari ini...
Namun sayang, Revin memiliki rasa malu yang sangat
kuat, sehingga membuat orang di sekitarnya geram gara-gara gregetan. Hal ini membuatnya untuk merelakan dengan percuma karya
ciptaannya kepada orang lain, tentunya nama pencipta sama sekali tak
mencantumkan namanya sebagai pencipta aslinya. Sahabat Revin yang bernama
Navaro sudah tak sanggup lagi memberi nasihat kepada Revin. “Rev! Mbok ya kamu itu lebih mengangkat karya
mu sendiri, daripada seperti ini? Orangpun tak tahu kalau kamu ini sebenarnya
penulis maniak” ucap Navaro 2 hari yang lalu. Ucapan Navaro ini, bagi Revin
hanyalah angin yang berlalu dan tak tentu arah, tentunya ini adalah pemikiraan
yang sangat dangkal untuk ukuran seorang penulis. Tidak jarang acap kali
karya-karyanya sangat di minati oleh kebanyakan orang. Pernah novel karyanya
menjadi best seller di Indonesia. Akan tetapi yang menikmati jerih payahnya
adalah orang lain yang enggan berusaha.
|
Tentang alasan, kenapa orang minder saat menyebut
namanya sendiri di depan umum.
1.
Yang menjadi faktor terpenting adalah kepercayaan diri, sehingga
mereka yang merasa malu akan lebih sungkan untuk menyebut namanya sendiri di
depan umum. Mungkin sebagian orang berpendapat,bahwa itu bisa menimbulkan
sifat ananiyah atau egois. Namun semua kembali pada niatnya masing-masing.
2.
Menunjukkan rasa rendah hati. Walaupun tak semua orang yang berani
secara terang-terangan menyebut namanya sendiri di depan umum adalah orang
yang sombong. Cara orang menyebutkan mananya sendiri ini adalah berbeda-beda,
tergantung dari kadar sikap percaya dirinya.
3.
Semua hal yang di lontarkan, baik nama sendiri atau sikap-sikap yang
menunjukkan dirinya sendiri tergantung pada niatnya.
4.
Mungkin ia merasa namanya tidak ngetren, seperti zaman sekarang yang
namanya hampir abjad A-Z di tuangkan :D just kidding.
Demikianlah uraian tentang ‘Alasan menyebut nama sendiri di depan
umum’. Mungkin ini hanya ala kadarnya, tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat.
Amin J
Apakah
kalian termasuk orang yang minder saat menyebut nama sendiri di depan orang
banyak? (utsnida)
|
|
Bagi yang mau berlanggangan bisa menghubungi Juhaina Afifah 4A
atau LukmanAji 4D bisa dianter ke kelas lhoo..Rp.2000/bln
|
|
TIM REDAKSI
ANGGOTA KIS ‘15
|
|
Sponsored by:
|
|
AlamatRedaksi
: Jl. Madura no. 36 JoresanMlarakPonorogoTelp. 085955051163 (Lukman)
|
Bismillahirrohmanirrohim
Media Motivasi,
Religi, Curhat, dan Kisah Inspirasi
Edisi44 Sabtu, 17 Januari 2015
Blog: Komunitasilmiahkis.blogspot.com
Karya Terindah Adik paman namanya Arya
(Juhaina Afifah 4A) Bawa bekal dengan keranjang
Masa muda masa berkarya
Wahai Pemuda masa depan Mari mulai dari sekarang
Jangan kau menjadi ililalang
Yang menyepi dalam riak kehidupan
Hanya sembunyi di balik keraguan
Bimbang menentukan keputusan
Tapi,
Mulailah
berkarya dari yang kau punya
Menyelami
dalamnya lautan karya
Berlari
mengejar mimpi masa depan
Mendaki
gunung kesuksesan
Genggam dunia dengan karya
Yang kelak pasti akan diingat
Juga di kenang jutaan manusia
Apa
yang ada di benak kalian dengan kata “karya”? apa sih karya itu? Dan kapan kita
dapat membuat suatu karya? Pada edisi kali ini kami akan mengupas tentang pengertian
dari karya dan berkarya. Simak baik-baik ya.. chek this out...
Karya
adalah tata cara tentang bagaimana seseorang berusaha mengungkapkan apa yang
ada di pikiran mereka, melalui media-media tertentu. Misalnya seorang penulis
meluapkan segala pikirannya melalui karya tulis y
|
Ayo tunjukan karya mu! Dengan mengisi kolom karya ini
dengan karya ciptaanmu sendiri. Bisa berupa, puisi cerpen, atau karya tulis
yang lain. Mari berlomba-lomba dalam kekreativitas!!
|
ang
dibuatnya, seperti, puisi, cerpen, novel, dan lain-lain. Seorang pelukis
memainkan inspirasinya sedalam mungkin dan mulai mengolah gambar-gambar dengan
kanvas yang ia gunakan, serta contoh-contoh yang lain-lain. Dengan menciptakan
suatu karya seseorang dapat menemukan pemikirannya, sehingga menjadi wadah
untuk menampung kreativitas-kreativitas yang tercipta.
|
Bagi yang mau kritik
atau saran silahkan menghubungi M.Husen Abidin 4A atau Utsnida Mubarokah 4C
|
Yang dapat menciptakan
karya bukan hanya seniman saja, tapi semua orang dapat berkarya. Tentunya dalam
bidang yang berbeda-beda. Dalam hal ini biasanya didasari minat dan bakat setiap
orang. Oh iya, karya bukan berarti sesuatu hal yang luar biasa, akan tetapi
karya adalah sesuatu yang dihasilkan dari pemikiran. Bahkan coretan-coretan tidak
jelas di kertaspun disebut dengan karya. Berkarya dapat dilakuakn di mana saja
dan kapan saja, asalkan tahu kondisi dan situasi. Suatu hal yang ambigu jika
seseorang mengekspresikan bakat menarinya di pasar :D (nanti malah dikira
topeng monkey :D)
Seseorang dapat menghasilkan
suatu karya yang baik apabila :
1. Benar-benar
niat untuk menciptakan suatu karya tersebut
2. Bersungguh-sungguh
dan tekun
3. Melaksanakan
dengan sepenuh hati, jika hanya setengah maka hasilnya juga akan setengah
4. Yakin
bahwa itu merupakan sesuatu yang terbaik bagi kita.
So, that’s our argument.
Do the best for yourself and ourselves. KEEP SPRIT ON YOUR CREATE J (Okta)
|
Cerbung
|
Hai hai... apakah kalian menunggu cerbung
alias cerita bersambung kita lagi? Pastinya dong :D oke tanpa basa-basi dan
babibu, mending kita simak cerbung kali ini.We hope, you can have fun :D
Story begin........
Pencipta
Malu-Malu
Revin tersenyum, saat
selesai membaca ulang puisi yang telah ia rampungkan beberapa menit yang lalu. Ia
rasa, kali ini imajinasinya lebih menyenangkan daripada hari-hari sebelumnya.
Bagaikan senja mendapat penyinaran matahari disiang hari, Revin merasa nyaman
dan mudah saat akan memulai suatu karya tulis. Sedangkan kesulitan yang nampak
pada diri seorang penulis adalah pada masa awal, namun ini sama sekali tak
berpengaruh kepada Revin. Tak jarang juga Revin merasa seakan-akan ia akan
gila, ketika dirinya tak menemukan imajinasi yang pas. Sedangkan tangannya
gemas ingin segera menulis.
|
Bertanggungjawablah dengan semua apa yang telah kau
ciptakan
|
Setiap harinya Revin tak
bekerja, ia hanya mengandalkan uang dari orang-orang yang menagih karya
kepadanya. “uhuk-uhuk.... Rev!!” suara serak berhasil membuyarkn Revin dari
lamunanya, ia tersitegap berdiri lalu mengucek matanya. Ia masukkan puisi yang
baru saja ia rampungkan ke dalam tasnya, kemudian ia langsung menumui ibunya
yang sedang sakit. “Rev! Apa kau sudah melamar pekerjaan yang tetap? Atau malah
sudah di terima bekerja di suatu tempat? Ibu khawatir dengan masa depanmu”
suara serak wanita paruh baya ini, berhasil membuat Revin tak mampu menatapnya,
ia menundukkan kepala. “Revin terlalu banyak membuat janji manis kepada orang
bu, ini membuat Revin tak bisa lari dari taggungjawab. Kata ibu, janji adalah
hutangkan? Mungkin..
TBC-------- to be continued (Ani)
Pelukis salah melukis
Mentari pagi telah tersenyum, Semua burung-burung telah
berkicau. Dodit mempunyai tujuan tertentu dalam liburan ini yaitu lomba mulukis
tingkat kota/kabupaten. Perasaan Dodit sudah tidak sabar lagi untuk mengikuti
lomba melukis.
Libur semester telah tiba, saat-saat yang ditunggu sudah
dekat yaitu lomba melukis tingkat kota/kabupaten yang bertemakan “Alam Sekitar
Kita”. Waktu liburan, Dodit memanfaatkan untuk latihan melukis. Dilomba ini Dodit
bertekad untuk mendapatkan juara 1 (satu). Di sela-selalatihan Dodit mempunyai
cerita yang sangat lucu yaitu waktu malam-malam Dodit menggambar dengan
mendengarkan radio sehingga perasaannya mengantuk. Akan tetapi,Tangan Dodit
tetap membawa pena, dan pena itu terus mencoret-coret kertas yang ada di
depannya. Sehingga membentuk lukisan Mak lampir dan Grandong. Setelah bangun
dari tidurnya, Dodit kaget atas lukisannya. Dia tidak menyangka atas
lukisannya. Dan lukisan itu terkenang dan ditempelkan di dinding kamarnya. Dia
baru sadar ternyata Dodit melukis melalui alam bawah sadarnya.
Waktu
yang di tunggu-tunggu telah tiba. Setelah tahu ternyata peserta yang ikut
perlombaan ini cukup banyak, Yaitu 50 orang. Tantangan yang Dodit hadapi
semakin sulit karena bukan hanya pesertanya banyak akan tetapi yang ada di
pikirannya lukisan yang di pajang di dinding kamar (Mak lampir + Grandong). Dan
tiba-tiba Dodit mendengar suara yang berisik sekali dari sebelah temannya. Karena terlalu penasaran, Dodit menuju kesuara
tersebut.oh...ternyata....suara itu bersumber dari kucing beranak (meong-meong
anak mana,anak mana,dimana-dimana).dengan suara yang tidak berhenti-henti
tersebut, Dodit semakin tidak berkonsentrasi kepada lukisan yang dibuatnya.Dan
tiba-tiba Dodit kaget atas lukisannya yang tidak sesuai dengan tema yang
ditentukan oleh Panitia. Akan tetapi Dodit melukis Gambar yang ada di dinding
kamarnya Yaitu Gambar Mak lampir+Grandong.
Waktu melukis pun
telah selesai dan semua lukisan ditempelkan di papan tulis guna untuk dinilai.
Dan di sangka-sangka lukisan Dodit di kagumi oleh peserta dan panitia. Dodit
sangat kagum dan terpesona. Padahal Dodit dari desa yang terpencil. Dengan
lukisan itu Dodit menjadi terkenal sebagai pelukis cilik di indonesia. (Husnuridho)
Komentar
Posting Komentar