Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Sudahkah Kamu Mengenal Al-Qur’an?

Gambar
Dalam pembahasan kali ini, saya berkali-kali tanya kepada diri saya sendiri. Apakah saya sudah mengenal Al-Qur’an? Bertahun-tahun kalian membaca Al-Qur’an, apakah kalian mengerti? Disini kita akan belajar sedikit tentang bagaimana kita memahami makna Al-Qur’an. LPPIQ mengenalkan bahwa memaknai sebuah ayat dalam Al-Qur’an dengan cara yang mudah, kita tidak perlu belajar bahasa Arab terlebih dahulu sebelum menenerjemahkan. Melainkan yang digunakan cara belajar bersama secara langsung mulai dari awal surat sambil mengenal kaidah dalam bahasa Arab. Sembari juga belajar menerjemah juga belajar kaidah bahasa Arab, seperti Nahwu dan Sorof. Belajar mulai dari awak surat, yakni surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surat Al-Baqarah yaitu tepatnya di juz 1 akan lebih mudah karena hampir 80% kosakata yanag ada di dalam Al-Qur’an terdapat di Al-Fatihah dan Al-Baqarah yakni di juz 1 dan 20% terdapat di surat-surat pendek. Jadi bisa disimpulkan strategi ini membentuk sebuah segitiga ya...

Belajar Al-Qur’an Mudah dan Asik dengan metode Tilawati

Gambar
Metode dalam belajar membaca Al-Qur’an sangat begitu banyak, dari mulai metode Umi, Iqro’, Tilawati, dan lain sebagainnya. Dalam setiap metode pasti ada penerapan dan cara tersendiri untuk mengajarkannya.   Namun satu metode saja yang akan dibahas, metode ini akan memepermudah bagi teman-teman yang ingin belajar membaca Al-Qur’an baik mulai dari awal atau memperlancar bacaan. Metode Tilawati disusun 4 orang, Drs. H. Hasan Sadzili, Drs. HM. Thohir Al Aly, M.Ag., KH. Masrur Masyhud, S.Ag., dan Drs. H. Ali Muaffa. Landasan mengapa kita perlu belajar AL-Qur’an, Rasulullah Saw bersabda :      خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengejarkannya.” (HR. Al-Bukhari) Jadi sebagai manusia kita harus belajar dan mengajarkan Al-Qur’an sesibuk apapun pekerjaan atau aktivitas yang akan kita jalankan. Metode tilawati ini bertujuan untuk pembelajaran Al-Qur’an semakin cepat dan tidak me...

Naskh Mansukh

Naskh Mansukh

Antara Genangan dan Kenangan

Natasya melamun sendiri di depan Halte Bus memandangi hujan yang turun dihadapannya. Sendiri, ia menanti sang kekasih datang. Berkali-kali ia seperti itu. Terdiam tak berkata apa-apa. Berkali-kali ditanya kernet bus, pertanyaan itu hanya dihiraukan saja oleh Natasya. Tidak memandang dan tidak berkata-kata. Begitulah nasibnya. Hanya bisa menunggu dan berdo’a. Sudah sejak dua minggu yang lalu ia begitu. Sebelum itu terjadi, beginilah ceritanya... Dawai asmara mengucur deras melintasi pasangan kekasih yang berbahagia. Natasya dan fahri, mereka sepasang kekasih yang baru saja menikah, iya mereka berencana mau bulan madu ke negeri Jiran Malaysia. Rencana mereka berangkat bulan depan, untuk saat ini mereka masih dirumah dan melakukan aktivitas sebagaimana mestinya. Natasya bekerja sebagai pebisnis batik dan sedangkan Fahri Bekerja sebagai tentara. Mereka mengenal satu sama lain dari sejak SMA, dari situlah kasih sayang mereka terjalin. “Sungguh aku sangat bahagia hari ini, melihatmu...