Antara Genangan dan Kenangan
Natasya melamun sendiri di depan Halte Bus memandangi hujan yang turun dihadapannya. Sendiri, ia menanti sang kekasih datang. Berkali-kali ia seperti itu. Terdiam tak berkata apa-apa. Berkali-kali ditanya kernet bus, pertanyaan itu hanya dihiraukan saja oleh Natasya. Tidak memandang dan tidak berkata-kata. Begitulah nasibnya. Hanya bisa menunggu dan berdo’a. Sudah sejak dua minggu yang lalu ia begitu. Sebelum itu terjadi, beginilah ceritanya... Dawai asmara mengucur deras melintasi pasangan kekasih yang berbahagia. Natasya dan fahri, mereka sepasang kekasih yang baru saja menikah, iya mereka berencana mau bulan madu ke negeri Jiran Malaysia. Rencana mereka berangkat bulan depan, untuk saat ini mereka masih dirumah dan melakukan aktivitas sebagaimana mestinya. Natasya bekerja sebagai pebisnis batik dan sedangkan Fahri Bekerja sebagai tentara. Mereka mengenal satu sama lain dari sejak SMA, dari situlah kasih sayang mereka terjalin. “Sungguh aku sangat bahagia hari ini, melihatmu...